618484 ke duanya

TANGGUNG JAWAB PADA BAGIAN PRODUKSI DI PT

( 7 halaman )




PROGRAM STUDI ADMINISTRASI BISNIS
FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK





BAB I
PENDAHULUAN


1.1       Latar belakang
Terdapat banyak perusahaan besar yang mengahasilkan produk-produk yang sangat bermanfaat.  Untuk menghasilkan produk-produk tersebut sebuah perusahaan harus memiliki karyawan yang sangat kompeten dibagian produksi.
Pada zaman sekarang antar perusahaan saling bersaing untuk mendapatkan hasil produksi yang terbaik. Apabila perusahaan tidak dapat mengalahkan persaingan tersebut maka yang didapatkan perusahaan tersebut  hanya isapan jempol belaka.

Kuatnya persaingan saat ini tidak lepas dari bahan-bahan produksi yang dipergunakan pada perusahaan manufaktur serta para karyawan yang berkualitas.
Dibutuhkannya karyawan-karyawan yang berkualitas, masing-masing perusahaan harus dapat mengantisipasi karyawan yang tidak bertanggung jawab atas pekerjaan yang mereka dapatkan di perusahaan. Oleh karena itulah dalam rangka mengantisipasi karyawan yang tidak bertanggung jawab dibutuhkan perekrutan tenaga kerja yang benar-benar dapat dipercaya untuk menjalani pekerjaan di perusahaan dengan prosedur-prosedur yang telah ditetapkan pada perusahaan tersebut. Di samping itu pula, perusahaan harus menerapkan desain pekerjaan untuk para karyawan sesuai dengan kemampuan dan kesesuaian masing-masing individu dengan pekerjaan yang mereka terima. Oleh karena itu kami membuat makalah ini dengan judul “Tanggung jawab bagian Produksi  pada PT. Sinarmas”. Karena tanggung jawab masing-masing pekerja sangat dibutuhkan agar perusahaan bisa mendapatkan karyawan yang bertanggung jawab dan berkualitas demi menghasilkan produk yang terbaik dalam persaingan dunia usaha.

1.2          Pembatasan Masalah
                Permasalahan yang muncul pada uraian kejadian yang terjadi pada perusahaan diantaranya adalah sebagai berikut:
1.      Bagaimana perusahaan dapat bersaing dengan perusahaan lain pada zaman sekarang ini?
2.      Bagaimana cara mendapatkan karyawan yang bertanggung jawab dan berkualitas atas pekerjannya?
3.      Mengapa perlu tanggungjawab bagian produksi

1.3       Tujuan
Makalah ini pada dasarnya disusun untuk memenuhi tugas Manajemen Personalia. Disamping itu secara tidak langsung akan menambah pengetahuan dan wawasan kami tentang desain pekerjaan pada perusahaan.  Serta kami dapat lebih memahami tugas-tugas kepersonaliaan, sehingga kami paham bahwa tugas personalia bukan hanya menangani penggajian atau memberi sanksi bagi karyawan nakal namun sangat berjenjang dari rekrutmen sampai pensiun.

1.4       Manfaat
a.       Menambah pengetahuan kami tentang bagian produksi suatu perusahaan.
b.      Menjadi perbandingan bagi calon pekerja dibagian produksi.
c.       Sebagai panduan pembaca yang ingin menambah ilmu pengetahuan khususnya dibagian produksi.




BAB II
TINJAUAN PUSTAKA

2.1       Definisi Desain Pekerjaan
Desain pekerjaan adalah fungsi penetapan kegiatan-kegiatan kerja seorang individu atau kelompok karyawan secara organisasional.
Desain pekerjaan meliputi elemen-elemen sebagai berikut:
1.      Elemen-elemen Desain Pekerjaan
Dalam pengembangan dan pengaturan pekerjaan ada tiga hal yang menjadi tantangan bagi manajemen personalia, yaitu:
a.       Konflik antara kebutuhan dan keinginan karyawan dan kelompok karyawan dengan persyaratan design pekerjaan.
b.      Sifat unik masing-masing karyawan.
c.       Perubahan organisasi dan perilaku karyawan.
2.      Elemen-elemen Organisasional
Elemen organisasional pada design pekerjaan bersangkutan dengan efisiensi yang dapat mendorong karyawan untuk mampu dan termotivasi untuk mencapai hasil yang maksimum.
Elemen organisasional dalam design pekeerjaan yaitu:
a.       Pendekatan mekanistik
Pendekatan mekanistik berupaya mengidentifikasikan setiap tugas dalam suatu pekerjaan agar tugas-tugas dapat diatur untuk meminimumkan waktu dan tenaga para karyawan. Tugas-tugas tersebut dikelompokan menjadi satu pekerjaan yang menghasilkan spesialisasi.
b.      Aliran kerja
Aliran kerja pada organisasi dipengaruhi oleh sifat produk dan jasa, yang menentukan urutan dan keseimbangan pekerjaan.
c.       Praktek kerja
Praktek kerja adalah cara pelaksanaan kerja yang ditetapkan yang terbentuk dari tradisi atau kesepakatan kolektif para karyawan atau bagian kontrak kerja serikat antara karyawan dengan manajemen.

3.      Elemen-elemen Lingkungan
Elemen-elemen  lingkungan terdiri dari:
a.       Kemampuan dan tersedianya para karyawan
b.      Berbagai pengharapan social

4.      Elemen-elemen Keperilakuan
Ada beberapa elemen keperilakuan yang  perlu dipertimbangkan dalam desain pekerjaan, yaitu:
a.       Otonomi
b.      Variasi
c.       Identitas tugas
d.      Umpan balik
2.2       Teknik-teknik perancangan kembali pekerjaan terdiri dari :
a.       Simplifikasi pekerjaan
b.      Perluasan  kerja






BAB III
PEMBAHASAN
3.1       Memecahkan Persaingan dalam Dunia Usaha
Pada zaman sekarang antar perusahaan saling bersaing untuk mendapatkan hasil produksi yang terbaik. Apabila perusahaan tidak dapat mengalahkan persaingan tersebut maka yang didapatkan perusahaan tersebut  hanya isapan jempol belaka. Kuatnya persaingan saat ini tidak lepas dari bahan-bahan produksi yang dipergunakan pada perusahaan manufaktur serta para karyawan yang berkualitas. Perusahaan harus menciptakan sedemikian rupa produk yang kreatif dan inovatif, agar perusahaan dapat memberikan kepuasan terhadap konsumen dan dipercaya untuk terus menerus mengembangkan produk.  Selain itu pula, dalam menghadapi persaingan pada saat ini perusahaan harus menerapkan prosedur-prosedur yang harus dilakukan dan ditaati dalam pekerjaan. Perekrutan karyawan baru pula sangat berpengaruh bagi pencapaian tenaga kerja yang berkualitas.

3.2       Mendapatkan Karyawan yang Berkualitas
Dibutuhkannya karyawan-karyawan yang berkualitas khususnya pada bagian produksi, masing-masing perusahaan harus dapat mengantisipasi karyawan yang tidak bertanggung jawab atas pekerjaan yang mereka dapatkan di perusahaan. Antisipasinya yaitu dengan memberikan desain pekerjaan mengenai tanggung jawab para karyawan pada setiap pekerjaan yang telah ditetapkan perusahaan.
3.3       Tanggung Jawab Pekerjaan Bagian Produksi
 






BERSAMBUNG





No comments:

Post a Comment

close